Kajian Isya’

Bagikan

Oleh : Ustadz Ngabdus Sidik, S.Ag
Tema : Hal-hal yang membatalkan wudhu

Salah satu penyebab terjadinya sholat yang tidak khusyu’ adalah wudhu yang tidak sempurna, dikarenakan adanya bagian yang tidak terbasuh. Wudhu adalah syarat sah nya sholat. Jika wudhunya tidak sempurna maka sholatnya menjadi tidak sah. Maka dari itu sempurnakanlah wudhumu !

قال رسول الله ﷺ: من توضأ فأحسن الوضوء، خرجت خطاياه من جسده حتى تخرج من تحت أظفاره (رواه مسلم)

Nabi Muhammad SAW. bersabda: ”Barang siapa berwudhu dan menyempurnakan wudhu (dengan memperhatikan fardhu dan sunah-sunahnya), maka keluarlah dosa-dosa dari jasadnya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya”. (HR Muslim).

Ada hadits lain mengatakan “kalau wudhunya tidak sempurna, maka ulangilah wudhumu”. Wudhu hakikatnya adalah membersihkan/mensucikan tubuh kita dari hadats kecil. Yang kotor bukan hanya tubuh kita, tetapi hati kita juga bisa kotor. Cara kita agar bisa membersihkan kotoran hati rohani ialah dengan beristighfar. Rasulullah SAW. yang sudah di jamin dosanya yang telah lalu dan akan datang pasti diampuni dan masuk surga saja masih beristighfar 100x dalam sehari, lalu bagaimana dengan kita yang tidak dijamin seperti itu ?

Didalam hati kita itu ada pintu menuju Allah, maka yang bisa membuat kita berkonsenterasi beribadah kepada Allah adalah hati nurani kita. Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat ini ialah menganggap sesuatu yang membatalkan wudhu tetapi dianggap tidak membuat batal yakni tertidur. Hal kedua yang membatalkan wudhu adalah keluarnya sesuatu dari Qubul dan Dubur. Yang ketiga, hilang akal atau gila. Keempat adalah murtad, yang kelima adalah bersentuhan dengan yang bukan mahromnya, dan yang terakhir adalah menyentuh kemaluan dengan telapak tangan.

Sebaik-baiknya muslim adalah menjaga diri dari perkara yang membatalkan wudhu. Sebab, wudhu termasuk bagian dari syarat sah shalat. Maka dari itu, mari mulai sekarang kita perbaiki wudhu kita agar sholat kita bisa khusyu’.