“Nikmat Menjaga Lisan”
Lisan merupakan salah satu nikmat besar yang Allah Swt. anugerahkan kepada manusia. Dengan lisan, kita dapat berbicara, menyampaikan kebaikan, berdakwah, serta menguatkan dan membahagiakan orang lain. Namun, jika tidak dijaga, lisan bisa menjadi sebab datangnya dosa dan berkurangnya pahala. Di bulan Ramadhan, menjaga lisan menjadi bagian penting dari kesempurnaan puasa.
Adapun beberapa cara menjaga lisan di bulan Ramadhan adalah sebagai berikut:
- Menghindari ghibah (membicarakan keburukan orang lain).
- Tidak berdusta atau berkata bohong.
- Menghindari perkataan kasar dan menyakitkan.
- Tidak menyebarkan fitnah atau informasi yang belum jelas kebenarannya.
- Berbicara seperlunya dan dengan niat kebaikan.
Di bulan Ramadhan ini, kita dapat melatih lisan dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, memperbanyak dzikir dan istighfar, serta menjauhi lingkungan yang penuh dengan gosip. Dengan demikian, puasa kita tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga membersihkan hati dan ucapan.
Melalui kultum ini, diharapkan seluruh keluarga besar Pesantren Putri Al-Mawaddah senantiasa terhindar dari segala sesuatu yang buruk. Semoga Ramadhan kali ini menjadi sarana untuk memperbaiki diri dan menjaga lisan dengan lebih baik.
Red. Daurin
