Pada hari Senin, 5 Januari 2026, suasana di masroh Pesantren Putri Al-Mawaddah tampak begitu meriah. Sejak matahari baru saja beranjak naik hingga siang hari, seluruh santriwati kelas 6 akhir MBI berkumpul dengan penuh semangat untuk melaksanakan agenda tahunan mereka, yakni praktik masak-memasak yang memfokuskan pada kekayaan kuliner Indonesia.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda pengisi waktu luang, melainkan bagian dari kurikulum kemandirian dan ujian praktis bagi santriwati kelas akhir. Tujuannya adalah untuk membekali para santriwati dengan keterampilan tata boga (life skills), melatih kerja sama tim, serta mengasah kreativitas dalam menyajikan hidangan yang sehat dan lezat sebelum mereka menuntaskan masa studi di pesantren.
Proses memasak berlangsung sangat dinamis. Sejak pagi, para santriwati sibuk menghaluskan bumbu tradisional menggunakan ulekan untuk menjaga keaslian rasa. Asap tipis dari aroma pandan rempah – rempah lainya yang bercampur menjadi satu di udara.
Masing-masing kelompok menunjukkan kerja sama yang kompak. Ada yang bertugas memastikan tingkat kematangan daging, sementara yang lain sibuk menata meja makan layaknya hotel bintang lima.
Tepat di siang hari, seluruh masakan tertata rapi di atas masing – masing kelompok. Para ustadzah berkeliling untuk mencicipi dan memberikan penilaian berdasarkan keaslian rasa daerah, kebersihan, dan estetika penyajian.
Red. Lilis
Pic. Hanzt, Lilis
